
Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi bekembang semakin pesat. Ilmu-ilmupun juga mengikuti perkembangannya. Begitu juga dengan sebuah karya tulis. Mading contohnya, yang dahulunya manual dengan kertas dipotong-potong ditulisin lalu ditempelkan. Kini mading merambah ke digital. Kenapa disebut mading digital? Ya karena memang dibuat dengan teknologi digital dan disajikan pula dengan teknologi. Semua serba teknolongi.
Dalam rangka penyambutan bulan bahasa dan lustrum ke XIV SMP 2 Yogyakarta mengadakan lomba mading antar kelas. Lomba ini diikuti oleh perwakilan dari kelas 7 dan kelas 8. Untuk kelas 9 tidak diikutkan karena kelas 3 memang di fokuskan untuk konsentrasi pada ujian yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Namun bukan berarti kelas 9 tidak ikut ambil bagian. Mading menjadikan ujian praktek mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP 2 Yogyakarta ini, jelas Bapak Anang selaku tim pelaksana Lomba sekaligus guru Bahasa Indonesia di SMP 2 Yogyakarta yang ditemui di sela istirahat.
Satu kelas wajib mengeluarkan satu kelompok dimana satu kelompok tersebut terdiri dari 4 orang. Sebelum lomba diadakan, khusus yang ingin mengikuti lomba diberikan pelatihan. Pelatihan diadakan dua kali. Dan pada saatnya lomba, peserta diberikan waktu satu minggu untuk menyelesaikan mading mereka dengan bekal kemampuan yang telah di berikan.
Tujuan daripada lomba ini adalah siswa-siswi diharapkan mampu menguasai teknologi yang semakin cangih agar kelak daya jual kemampuan mereka bernilai tinggi. Selain itu diharapkan siswa-siswi dapat menuangkan kreativitasnya melalui mading ini. Kreatifitas mereka dapat terasah. Kekompakan kelompok, dimana mereka yang biasanya bekerja secara sendiri atau mendiri sekarang diharapkan mampu bekerja secara kelompok.
Kriteria penilain mading digital ini adalah kelengkapan isinya seperti tajuk, cerpen, surat pembaca, profil dll selayaknya mading yang ada. Kerapian tampilan, dimana posisi penempatan haus sesuai, isi mading juga menjadi pokok penting penilaian. Karena temanya sudah ditentukan oleh sekolah yaitu peringatan bulan bahasa dan lustrum SMP 2. Sehingga konten-konten yang ada haruslah sesuai dengan tema yang ada. Dalam perlombaan ini diambil 3 pemenang, juara 1, 2 dan 3 dimana juara 1 diraih oleh siswa kelas 7B.
Sehingga, untuk teman-teman marilah kita tingkatkan kemampuan kita dari semua sisi agar kelak kita menjadi orang yang mampu mengambil bagian dari globalisasi yang kian kesini kian menguasai dunia. Teknologi yang semakin maju alangkah baiknya juga menambah kemampuan kita, bukan malah menjadikan kita sebagai orang yang gagap akan teknologi.
Meylia Candrawati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar